Memaafkan Kesalahan

Postingan kali ini aku ambil dari buku La Tahzan. Udah pada tahu donk buku ini, salah satu buku best seller penenang jiwa dikala lagi bersedih.. kali ini ngebahas tentang memaafkan kesalahan.. oke let’s check it out :)

“jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.”

Sangat tidak pantas menjauhi seseorang hanya karena satu atau dua kebiasaan buruk yang tidak bisa diterima, sementara selebihnya baik. Dalam konteks ini, satu atau dua kesalahan masih dapat dimaafkan, dan kesempurnaan adalah tingkatan yang sangat sulit dicapai. Al-Kindi, seorang filosof muslim terkenal, pernah mengatakan,

“Bagaimana bisa kita mengharapkan satu moralitas tertentu dari teman kita, sementara ia sendiri terdiri dari empat tabiat Jiwa saja yang merupakan bagian paling dekat dengan setiap manusia dan merupakan pusat kendali untuk memilih dan berjehendak, tidak bisa memberikan kendalinya itu kepada orang yang memilikinya untuk melakukan semua kehendak. Tidak bisa pula meng-iyakan semua yang diharuskannya. Apalagi dengan jiwa orang lain?”

“Demikianlah keadaanmu dulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat_Nya atas kamu” (QS.An-Nisa:94)

“Dan janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa”(QS.An-Najm:32)

Abud-Darda’r.a. mengatakan,

“Mencela teman itu lebih baik daripada harus kehilangan dirinya. Siapa orangnya yang bisa mendapatkan segalanya pada diri saudaranya?”

Yang lain mengatakan,

” kita saja tidak bisa menerima diri kita sendiri, lalu bagaimana bisa kita menerima orang lain?”

Janganlah hanya karena aib tersembunyi atau dosa kecil yang sebenarnya bisa ditutupi oleh kebaikannya yang lebih banyak, kita menjadi jauh dari seseorang yang pernah kita puji latar belakangnya, yang pernah kita terima kehidupannya, yang pernah kita tahu kemuliaannya, dan yang pernah kita ketahui kemampuan berfikirnya. Karena kita tidak akan mendapatkan seorang pun yang sopan tanpa aib atau dosa. Coba posisikan diri kita dalam posisinya, tidaklah kita terpaksa harus melihatnya dengan ‘ainur ridha dan tidak menilainya dengan kacamata hawa nafsu. Ketika kita menempatkan diri dalam posisinya dan menilainya, maka akan ada sesuatu yang bisa membantu mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga dapat mendekatkan diri kepada orang tersebut.

Al-Hasan Ibn Wahab pernah berkata, ” diantara hak-hak mencintai adalah memberi maaf terhadap kesalahan teman, dan menutup mata atas kekurangannya. Itupun jika ada.”

“maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik”(QS.Al-Hijr:85)

Menurut Ali, maksud ayat tersebut adalah ridha dengan tanpa mencela.

“Seandainya tidak karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar itu) Selamanya” (QS.An-Nur:21)

Kau inginkan orang yang bersih yang tidak ada aib di dalamnya, apakah ada kayu yang wangi semerbak tanpa mengeluarkan asap?

“Dan janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa”(QS.An-Najm:32)

Semoga kita menjadi orang yang bisa memaafkan kesalahan saudara-saudara kita.. :)

18 thoughts on “Memaafkan Kesalahan

  1. bagus sekali postingannya Fit, ada banyak orang yang tidak mampu atau belum mampu untuk memaafkan orang lain.
    *pengalamanku, aku pernah disakiti sedemiakian rupa oleh seseorang, rasanya tidak ada maaf baginya. tapi setelah aku merenungkan kembali betapa kebaikannya jauh lebih banyak dibandingkan kesalahannya, akhirnya aku memaafkan dia. aku tidak ingin nila setitik merusak susu sebelanga, toh dia sudah mengakui dan menyesali kesalahannya :-)

    jadi memberi maaf itu tidak ada ruginya, justru melegakan hati kita juga :-)


    memaafkan orang lain emang sulit banget mbak,apa lagi kalo org tersebut dah bikin kita terluka.. perlu kelapangan hati untuk melakukannya,,padahal dengan memberi maaf hati kita akan merasa lega, ga ada yg ngeganjal lagi didada.. :)

  2. memaafkan adalah hal paling bijaksana yang bisa dilakukan seorang yang terluka.
    *lhoooh,
    bisa bisaaanya saia ngemeng gitooh :wink:


    iya mbak bintang.. :) tapi pasti berat banget heheheh..

  3. sejuk, bagaikan oase di tengah gurun pasir…
    tulisan mantep ning jeng, kebetulan hati lagi panas-panasnya!

    -komen baru bangun tidur-


    kenapa hatinya panas bunda?? :D

  4. Saya pernah nulis ini di postingan saya, ini sebenarnya kata-kata pacar saya ″Jangan terlalu membenci orang karena sifat buruknya, pasti dia juga memiliki sifat baik dalam dirinya. Juga jangan menilai seseorang sempurna, sisakan ruang untuk sifat buruknya. Jadi jika suatu saat dia menyakitimu, kamu tidak terlalu kecewa karena masih punya ruang untuk menerima keburukannya.″ Kalau kita punya ruang itu, maka akan lebih mudah memaafkan orang yang dulu terlihat sempurna di mata kita.


    begitulah manusia..terkadang hanya melihat kejelekan orang lain, sehingga kelebihannya ga terlihat.. padahal itu tidak bagus.. :(

  5. seperti dingatkan dengan tulisan ini fit, menghindari orang yang dianggap melakukan kesalahan padahal banyak kebaikan dia yang lain yang jauh lebih besar. benar juga, lebih baik memaafkan itu lebih bijaksana.:)

    jadi inget pepatah akibat nila setitik rusak susu sebelanga.


    iya mah.. terkadang cuma kesalahan kecil kita melupakan kebaikan org tersebut :)

  6. Memaafkan kesalahan orang lain suatu tindakan terpuji nduk. Jangan pernah dendam .

    Gak ikut Kecubung 3 warna ??

    Salam hangat dari Surabaya


    iya pak de.. ga bagus nyimpan dendam, kita sendiri yang rugi..
    kayanya ga ikutan pak de.. :)

  7. Kadang Fit, aku malah belum bisa memaafkan diriku sendiri.

    aku gk punya buku Lah tahzan tp punya ebooknya.
    blm semua aku baca..

    Nanti pengen aku baca lg.


    aku juga belom baca semua mbak..kadang bacanya yang menurut aku menarik dan sesuai kondisi hati.. :)

  8. kalau peribahasa indonesianya “tak ada gading yg tak retak” ,gitu ya fit?

    bagus tulisannya… tapi susaaaah prakteknya hehehehe :D

    tapi teteup harus dicoba terus sih ,ya gak?? ;)


    heheh..begitulah mas..
    iyah pasti susah banget prakteknya..tapi usaha ajalah.. :)

  9. memaafkan kesalahan orang lain hanya bisa direalisasikan, ketika kita menyadari bahwa kitapun sering berbuat khilaf dan membutuhkan maaf juga dari orang lain
    Semoga kita menjadi orang2 yang pemaaf, amin
    salam


    amiin..semoga aja kita jadi org yang pemaaf ya bunda.. :)

  10. Terima kasih sudah diingatkan melalui posting ini, Fit… Memaafkan & melupakan, bukan hal mudah memang, tapi juga bukan hal yang mustahil. Aku akan terus mencoba :)


    sama-sama mbak.. :)

  11. adem ayem….mbak ijin tak bookmark ya halaman ini…artikelnya bagus…mengingatkan aku untuk memaafkan ksalahan orang…thanx…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s