Beberapa hari yang lalu, aku dan rekan satu tim ku, jalan-jalan ke desa wisata Rantih. Well, sebenarnya ini adalah salah satu desa dampingan kita. Rantih adalah salah satu desa yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah Sawahlunto untuk di jadikan sebagai desa wisata. Desa ini berjarak lebih kurang 10 KM dari pusat kota Sawahlunto. Atau dapat ditempuh selama 15 menit berkendaraan. Di sini ada beberapa tempat wisata , ada air terjun Bikan (aku pernah posting tentang jalan-jalan ke air terjun ini sekitar setahun yang lalu), untuk mencapai lokasi air terjun yang satu ini kita harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh,dan sedikit sulit dengan berjalan kaki. Maklum saja, jalan menuju air terjun ini masih berupa jalan setapak.

Selain itu, ada lagi air terjun landu. Untuk mencapai lokasinya, kita harus naik perahu kecil sekitar 10 menit melintasi sungai ombilin. Dan dilanjutkan dengan berjalan kaki lebih kurang 15 menit. Ini adalah air terjun tertinggi di desa Rantih. Dan yang terakhir, air terjun Tinogan. Daerah wisata rantih ini udah lumayan dikenal lho, udah banyak wisatawan mancanegara yg berkunjung kesini. Tanggal 5 Juli nanti, disini juga bakal diadakan acara pencak silat tingkat internasional.
Kembali ke acara jalan-jalan tadi, jadi kemaren itu aku dan teman-teman berkunjung ke air terjun Landu. Perjalanan ke sana menurutku seru banget. Naik perahu melintasi sungai Batang Ombilin*naik perahunya bikin ketagihan euy*. dan dilanjutkan dengan berjalan kaki beberapa menit. sebenarnya jika takut naik perahu, untuk mencapai lokasi bisa ditempuh dengan jalan kaki aja kok.. tapi lebih seru dan sensasinya beda aja kalo naik perahu
untuk mencapai lokasi air terjun Landu ini,menurut ku tidak sesulit seperti perjalanan ke air terjun Bikan *ga sampe ngos-ngosan deh
* yang mesti diperhatikan, batu-batu di sini licin-licin, jadi harus hati-hati banget kalo ga mau jatuh
.
Air-air terjun disini debitnya tergantung musim, jadi jika musim hujan debit airnya akan lebih besar, makin bagus deh air terjunnya. Sayangnya, aku kesini saat debit airnya agak kecil. Tapi tetap, ga mengurangi pesonanya kok. Well, buat yang suka jalan-jalan sambil sedikit berpetualang, i think, air terjun ini worth it buat dikunjungin. Fasilitas-fasilitas yang menunjang daerah wisatanya belum ada, jadi masih bener-bener alami banget. Semoga ke depannya fasilitas ini bakal dilengkapi. Apalagi desa Rantih mendapatkan program PLPBK yang direncanakan untuk mengembangkan kawasan-kawasan wisata di desa ini.
Psssstttt, yang bikin seru acara jalan-jalannya sih, karena ada sesi foto-fotonya. Makasi banget buat photoghrafernya bang Ibeng yang udah sudi moto orang-orang narsis yang cerewet ini ![]()






itu naik perahunya gmana itu? ampe bisa bikin ketagihan gtu….
iihh Fitri ga ngajak2..
Aku mau KEsanah…
Di guyur air terjun..
hayuuukk..atuh teh.
kesini…seger lho mandi dibawah air terjunnya
Waaahhhh Keren…..
jadi pengen main kesana euy….
..landu artinya apa..?
wah..aku juga ga tau artinya apa ata chan..
Ta, ikutan yuk.. tgl 11 juli, ngubek2 sawahlunto bareng Bunda Monda dan Cupid..^^
di ubek-ubek kan bundo..bukan di obok-obok..
semoga gak ganggu kerjaannya cupid..
tanggalnya nanti bundo konfirmasi ulang ,
hedeehh sudah gak sabar..!!!
hehehe..semoga ga ada kerjaan mendadak aja deh bundo
sipp deh..kabar-kabari aja ya bundo..
bagus ya air terjun dan pemandangannya, bening pula fotonya, hmmm…. adem dan seger….
Oh iya, Mbak, saya sedang mengadakan giveaway betapa senangnya ngeblog. Ikutan ya, Mbak. Silakan info selengkapnya dilihat di blog saya. Makasih….
naik perahunya serem gak?
ga serem ko mbak.suangainya ga dalem2 amat..
lokasi air terjun seringnya gak muah di jangkau ya..beberapa kali sempat main ke air terjun semuaya menempuh rute jalan kaki hampir kisaran 1 KM..tapi teuteup seru kok kalau ke air terjun. Air terjun Landu-nya di sawah lunto ya…hehehe, sawah lunto itu dimana yak? #plakkk!
air terjun lembah anai ga tuh,malah ditepi jalan lintas…
sawahlunto itu salah satu kota disumatera barat…
Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali..
bagus ya pemandangan nyo
kunjungan pertamax, salam kenal ya
tempatnya bagus … foto-fotonya juga bagus …
Air terjunnya bagus ya… tapi, harus naik perahu dulu ya? ih…gamang jadinya
Owh, untung naek perahunya dilengkapin life jacket gitu ya, jadi ga terlalu serem lah buat yg ga bisa berenang kayak saia…
Entah kapan bisa maen2 ke pulau seberang ya… hmmm…
wahhh kalo pas debitnya gede pasti keren yak fit
itu yg naek sampan sepertinya seru
kayanya iya mas dep..sayangnya tiap aku ke air terjun pasti debitnya kecil..
hahha..iya,seru dan bikin ketagihan..
pengen pulkam nich euy…..,,
Apa kabar uni, ini lokasi nya tepat nya di mana, awak rang sumbar belum pernah kesana…
Help tante salam kenal ya, kalo aku pulang kampung aku coba travelling kesana..
Salam kenal ya nte, sumbar banyak pemandangan Yang indah..mungkin mama juga nggak Tahu persis dimana..Ini dekat danau singkarak ya? follow ya twitter ku @salsaabilaa
Semangat adalah Kunci keberhasilan baik tulisan maupun ungkapan perasaan.. Ayoo semangat..
Baca artikel ditambah ngemil Gorengan plus cabe nya.. Mantepp sangadh.. Jadi Semangat..!!
Pingback: Pelangi Juli: Monda Siregar « LJ.returns
Wahhh,, Om Ane Suka Om Cara Pemilihan Judulnya..
Sangat Variatif Sekali.. :/
Huwaaa keren bisa wisata naik perahu gitu. Di Bawean juga banyak tempat wisata dengan naik perahu gitu
walah keren
Pingback: Kopdar Wisata Silaturahmi « Kisahku
asyik nyoo ke air terjun bikin seger
ituh di banana boat kok bisa foto kameranya gag jatuh gtu kah mbak fit
Pass banget nih om kita harus saling berbagi.. Ada yang mau Gorengan?? Ni ane punya’ ni… hehehe.. Biar semangat!!
asyik banget nih! aku mau promo temen2 ah, kl dari kota padang berapa jam perjalanan darat sih ke sawah lunto?
kalo dari padang cuma 2,5 jam kok..