Bintang

Malam ini, kembali terpukau melihat taburan bintang di langit malam.

Dan seperti biasa, ada rasa rindu menghampiri.

Rindu akan si bintang utara.

Ada rasa sesak didada dan air yang menggenang di sudut mata.

Ah, mengapa begitu susah untuk menghapus rasa.

mengapa rasa rindu itu selalu hadir di saat aku melihat langit malam yang indah ini?

Mengapa kamu selalu bisa menghadirkan rasa ini?

Dan masih banyak mengapa yang aku tak tahu jawabnya…

Yang pasti, aku rindu kamu… sangat.

Semoga bintang-bintang dilangit malam, menyampaikan rasa ini padamu.


About these ads

23 thoughts on “Bintang

  1. Pingback: Kincir Air | Berbagi Kisahku

  2. Amien…..

    memang susah mbak kalo kita menghapus rasa yang ada, terlebih lagi orang itu adalah orang yang sangat berkesan dalam hati….

    tapi sesusah-susahnya, selama kita bisa ikhlas, maka pasti tidak akan terlalu sakit dan akan terhapus pula. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s