Malu Bagian Dari Iman

Malu adalah akhlak yang menghiasi seluruh akhlak dengan sinar dan cahayanya. Malu pada diri seorang lelaki merupakan akhlak terpuji, sedangkan malu pada wanita adalah fitrah dan tabiat. Tidak masuk akal bila ada wanita yang tidak memiliki rasa malu. Jika ada, maka ia adalah sumber kebencian dan keburukan.

Wahai wanita yang mulia, ketika saya berbicara tentang akhlak ini, ku persembahkan sebuah karangan bunga untuk kita, yaitu bunga malu yang mahal, yang akan menjadikan kita sebaik-baik wanita.

Apakah Malu itu?

Imam Nawawi mengatakan,

”para ulama pernah berkata, bahwa malu adalah suatu sikap akhlaK yang mendorong manusia untuk meninggalkan perbuatan buruk dan menghalangi diri dari sikap lalai terhadap pemenuhan hak.”

Abul qasim Junaidi berkata,

”malu adalah suatu sikap yang mendorong seseorang untuk mensyukuri karunia Allah, dan mencegah manusia dari lalai mensyukurinya,”

Macam-macam Malu

  1. Malu Fitri yaitu malu yang sudah melekat pada diri seseorang
  2. Malu Imani, seperti yang dikatakan oleh Imam Junaidi,”seorang mukmin yang ingin melakukan maksiat tiba-tiba ia menarik kembali keinginannya itu karena rasa malunya kepada Allah.”
  3. Malu kepada diri sendiri, atau yang dinamakan perasaan.

Imam Ali r.a. berkata,

”orang yang menjadikan malu sebagai pakaiannya, maka orang lain akan sulit melihat keburukannya.”


Malu Bagian dari Iman

Sesungguhnya bangunan akhlak yang kokoh tidak akan bisa berdiri selamanya kecuali apabila berdiri di atas fondasi iman yg telah menancap kuat dalam jiwa, memenuhi hati dan menguasai perasaan.

Rasulullah saw bersabda,

”iman dan malu mempunyai ikatan, apabila salah satunya diangkat, maka yang lainnya akan terangkat.”

Adapun rahasia kedekatan malu dan iman adalah karena keduanya menyeru kepada kebaikan, serta berpaling dan menjauh dari keburukan.


Sumber Malu

Sumber malu adalah mengetahui keagungan, kekuasaan dan merasakan kedekatan Allah terhadap hamba-hambaNya, serta meyakini bahwa Allah mengetahui mata-mata khianat dan apa yang tersembunyi di dalam hati manusia. Ini merupakan tingkatan iman yang tertinggi.

Malu ibarat sebuah bangunan yang tersusun,. Apabila ditarik dari bawah, maka hancurlah seluruh bangunan di atasnya. Apabila malu telah hilang dari diri seseorang, maka yang ada hanyalah kebencian. Karena itu, pemilik rasa malu hendaknya jangan mengabaikannya, dan senantiasa merasakan bahwa malu adalah benteng yang menjaga dan memelihara keimanan..

77 thoughts on “Malu Bagian Dari Iman

  1. yanrmhd says:

    semoga malu itu tidak diangkat dari diri kita,
    menjadi baja dalam diri ketika akan melakukan hal tak terpuji…

    tetap semangat!! dalam kebaikan, sehat..dan sukses..
    do the best, bismillah… ^^v

  2. Yori says:

    Nice post…
    The most interesting part is:

    Malu ibarat sebuah bangunan yang tersusun,. Apabila ditarik dari bawah, maka hancurlah seluruh bangunan di atasnya.

    Much thanks…🙂

  3. rainbroccoli says:

    ”orang yang menjadikan malu sebagai pakaiannya, maka orang lain akan sulit melihat keburukannya.”
    Seharusnya kita menjadikan budaya malu…pada diri sendiri, orang lain dan Pencipta kita untuk menjaga diri dari perbuatan tidak terpuji…
    Nice sharing🙂

  4. Ifan Jayadi says:

    Mudah2an kita selalu malu melakukan tindakan2 yang bertentangan dengan syariat Allah SWT. Dan semoga kita selalu memperbaiki diri untuk menuju kepeda kebaikan Nya

  5. hanyanulis says:

    Ya. malu itu pakaian yang layak digunakan siapapun yang mengaku dirinya hamba Allah.
    Sesungguhnya Allah SWT bila berkehendak menjatuhkan seseorang maka Dia akan mencabut rasa malu dari orang itu.

    HR. Bukhari dan Muslim

  6. kawanlama95 says:

    semoga dengan rasa malu yang datang dari Allah sehingga kita merasa tak ingin berbuat yang tidak di bolehkan oleh ajaran agama kita.semoga .salam semangat dari kami tetap optimis

  7. ahsanfile says:

    Wah kalau udah gak punya malu gimana yak ?
    apapun akan dilakukan dengan tidak ada perasaan bersalah, semua dianggap benar…

    semoga kita dijauhkan dari tidak punya malu

  8. Siti Fatimah Ahmad says:

    Assalaamu’alaikum Fitrimelinda

    Walau engkau wanita, tetap ku hadiahkan AWARD ini buat mu untuk kau hargai sahabatmu yang bergelar bapa di Indonesia.

    Dengan hormat dan takzimnya, saya berharap sahabat sudi menerima AWARD PERKASA – KAU ADALAH YANG TERBAIK, sempena sambutan HARI BAPA di Malaysia pada 20 Jun 2010. Ia sebagai menghargai persahabatan dalam perkongsian ilmu di ruang maya dan mengenangi jasa para bapa dalam memperjuangkan kehidupan yang harmoni untuk kebahagiaan keluarganya.

    http://websitifatimah.wordpress.com/2010/06/21/20-jun-2010-selamat-hari-bapa-untukmu-malaysia-dan-indonesia/

    Salam mesra dari saya.

  9. BlogCamp says:

    Semua orang seharusnya mempunyai rasa malu agar segala ucapan dan tindakannya terkontrol dengan baik. malu jika tak antri, malu jika korupsi, malu jika auratnya dilihat orang banyak,dll.

    Sayangnya, banyak orang Islam yang tak tahu malu ya nduk

    Salam hangat dari BlogCamp yang saat ini sedang menggelar acara :
    1. ” Kontes Menulis Opini ”
    2. ”The Amazing Picture ”, dan
    3. ” The Twin Contest”
    4. “ Kontes Menulis Peribahasa “
    dalam rangka menyambut 1st BlogCamp’s Anniversary.
    Silahkan bergabung di BlogCamp dan raihlah hadiah yang menarik.

    Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s