Benarkah Tidur Orang yang Berpuasa itu Ibadah??? ^^

Bulan puasa identik ama bulan bermales-malesan bagi sebagian orang *termasuk kah kamu??? http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info Padahal khan dibulan ini seharusnya kita ngumpulin pahala sebanyak-banyaknya..mumpung lagi Big Sale pahala.. khan cuma setaon sekali neh…😉 ..

Menahan haus dan laper seharian pasti bikin badan lemes *kalo dibawa lemes sih.. http://www.smileycodes.info Nah ini biasanya bi kin kita pengen tiduraaann n aja terus.. apa lagi ada sebagian da’i yang mengatakan bahwa tidurnya orang yang berpuasa itu adalah ibadah.. Bahkan ada yang mengatakan bahwa itu hadist nabi segala…ini neh yang bikin orang tambah semangat buat tiduran mulu selama ramadhan ini..

Nah..apa bener tidurnya orang yang berpuasa itu adalah ibadah??? yakiiinnnn????? http://www.smileycodes.info

yuuukk kita check n ricek lagi… dan semoga Allah memudahkan dan menolong urusan setiap hamba-Nya dalam kebaikan..

Derajat Hadist sebenarnya..

Hadits yang dimaksudkan,

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ ، وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ ، وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ ، وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Diamnya adalah tasbih. Do’anya adalah do’a yang mustajab.Pahala amalannya pun akan dilipatgandakan.”

Perowi hadits ini adalah ‘Abdullah bin Aufi. Hadits ini dibawakan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 3/1437. Dalam hadits ini terdapat Ma’ruf bin Hasan dan dia adalah perowi yang dho’if (lemah). Juga dalam hadits ini terdapat Sulaiman bin ‘Amr yang lebih dho’if dari Ma’ruf bin Hasan.

Dalam riwayat lain, perowinya adalah ‘Abdullah bin ‘Amr. Haditsnya dibawakan oleh Al ‘Iroqi dalam Takhrijul Ihya’ (1/310) dengan sanad hadits yang dho’if (lemah).

Kesimpulan: Hadits ini adalah hadits yang dho’if. Syaikh Al Albani dalam Silsilah Adh Dho’ifah no. 4696 mengatakan bahwa hadits ini adalah hadits yang dho’if (lemah).

Tidur yang Bernilai Ibadah

Setelah tahu bahwa hadist yang mengatakan “tidurnya orang yang berpuasa itu ibadah” adalah hadist yang dho’if (lemah), sebenarnya maknanya bisa kita bawa kemakna yang benar..🙂

Sebagaimana para ulama biasa menjelaskan suatu kaedah bahwa setiap amalan yang statusnya mubah (seperti makan, tidur dan berhubungan suami istri) bisa mendapatkan pahala dan bernilai ibadah apabila diniatkan untuk melakukan ibadah. Sebagaimana An Nawawi dalam Syarh Muslim (6/16) mengatakan,

أَنَّ الْمُبَاح إِذَا قَصَدَ بِهِ وَجْه اللَّه تَعَالَى صَارَ طَاعَة ، وَيُثَاب عَلَيْهِ

“Sesungguhnya perbuatan mubah, jika dimaksudkan dengannya untuk mengharapkan wajah Allah Ta’ala, maka dia akan berubah menjadi suatu ketaatan dan akan mendapatkan balasan (ganjaran).”


Jadi tidur yang bernilai ibadah jika tidurnya adalah demikian.

Ibnu Rajab pun menerangkan hal yang sama, “Jika makan dan minum diniatkan untuk menguatkan badan agar kuat ketika melaksanakan shalat dan berpuasa, maka seperti inilah yang akan bernilai pahala. Sebagaimana pula apabila seseorang berniat dengan tidurnya di malam dan siang harinya agar kuat dalam beramal, maka tidur seperti ini bernilai ibadah.” (Latho-if Al Ma’arif, 279-280)

Intinya, semuanya adalah tergantung niat. Jika niat tidurnya hanya malas-malasan sehingga tidurnya bisa seharian dari pagi hingga sore, maka tidur seperti ini adalah tidur yang sia-sia. Namun jika tidurnya adalah tidur dengan niat agar kuat dalam melakukan shalat malam dan kuat melakukan amalan lainnya, tidur seperti inilah yang bernilai ibadah.

Jadi ingatlah “innamal a’malu bin niyaat”, setiap amalan tergantung dari niatnya. http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info

Semoga Allah menganugerahi setiap langkah kita di bulan Ramadhan penuh keberkahan. Segala puji bagi Allah yang dengan segala nikmatnya, segala kebaikan menjadi sempurna.


60 thoughts on “Benarkah Tidur Orang yang Berpuasa itu Ibadah??? ^^

  1. bhiberceloteh says:

    Hehe.. jadi malu, saya milih tidur kalo jam makan siang di kantor..
    soalnya, bagi teman2 yang ga puasa, gosip jalan teruuuuusss..😆

    Nah, karna saya mudah tergoda ikutan bergosiiip, makanya saya milih tiduur:mrgreen:

    *pembelaan diri*

  2. Yudhie says:

    Tidur aja Ibadah apalagi Senyuummmmm…??!!!

    Tetap Tesenyum dan Kurangi Tidur…

    Manfaatin Bulan Ramadhan dengan perbanyak Amal dan Dzikir…

    Salam Kenal eaa…

    barangkali berkenan singgah atau mampir silahkan tinggalkan Jejak…

    thanks..

    Wassalam…

  3. 'Ne says:

    iya semua terganting niatnya juga sih..
    tapi kemarin2 sempet denger dari Mama dedeh (Mama dan Aa) kalo yang seharian tidur mulu ya bukan ibadah namanya tapi malas, akan di nilai ibadah jika kita tidur hanya untuk istirahat sejenak karena terlalu capek karena pola tidur kan berubah.. tapi kalo hadisnya saya gak tahu hehe..

  4. pelintasbatas says:

    yups,semua kembali ke niat.kalo tidurnya diniatkan untuk menghindari hal yang dapat menggugurkan pahala puasa kan ndak pa pa.tapi kalo berlebihan juga gak boleh,nggih mekaten napa mboten?

  5. elmoudy says:

    saya masih belum bisa menyepakati, kalau tidurnya kita-kita ini… termasuk dalam kategori ibadah… ya gimana bisa dibilang ibadah.. lah wong pas mau tidur aja..sukanya gak diawali dengan basmalah dan doa sebelum tidur.. trus pas tidurnya..suka mendengkur..ngiler..n pas bangun..langsung maen fesbukan hehehee…. ibadah masih jauuuh broo… hehee

  6. nadiafriza says:

    sayang banget kalo bulan ramadhan dipake buat tidur.. setiap detiknya di bulan ramadhan itu berkah banget jadi sayang buat disia2in… tapi saya jadi bingung, baiknya kita tidur kapan ya mbak kalo gitu? hehe

    • fitrimelinda says:

      ihhihi.. iya yah mbak..sayang banget rasanya kalo bulan ramadahan ini ga dimanfaatin buat beribadah n ngumpulin pahala..

      ya tidurnya saat waktu tidur atuh mbak.. masa jadi ga tidur.. ntar malah sakit jadinya. http://www.smileycodes.info

    • fitrimelinda says:

      wah,..bisa ribet juga tuh mbak kalo orang mudah tidur..salah-salah lagi kerja ntar ketiduran lagi.. http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info

      kalo saya jarang banget tidur siang..malah bisa dikatakan ga pernah..🙂

  7. gerhanacoklat says:

    sebenarnya aku kurang setuju dengan tidur adalah ibadah soalnya jadi alesan aja buat males2an
    mendingan nyari kegiatan yang bermanfaat walopun cuma cuci mata belanja daripada lemes dan tiduran hehe

  8. loewyi says:

    tidur emang ibadah, tapi bukan lantas tidur terus dari subuh sampe magrib,,,, bah sama juga gak puasa kalo gitu…. toh shalatnya ditinggal juga….

    hehehehe…..:mrgreen:

  9. Siti Fatimah Ahmad says:

    Assalaamu’alaikum Fitri

    Perkongsian ilmu yang berguna sebagai pesanan dan ingatan kita bersama dalam menjalani ibadah puasa di ramadhan yang mulia ini.

    Selamat berpuasa Fitri.
    salam manis dari saya.

  10. ruhindo says:

    Benar, saya juga pernah mendengar derajat hadits tersebut. Selama tidur bukan untuk tidur mulu, hanya untuk mengistirahatkan badan, ga masalah.

  11. Asop says:

    Walah walah, buat saya, kalo tidur siang di saat puasa itu malah bikin badan lemeeeeees banget…😦 (kecuali kalo malemnya gak tidur sama sekali, tidur siang jadi wajar)

    Jadi, jangan cuman tidur aja dong.😉

  12. lyna riyanto says:

    terima kasih tausyiahnya Mbak Fit
    meskipun berpahala..tetapi saya sendiri malah rasanya sangat kurang tidurnya🙂


    hehehe..tapi akan lebih bagus kalo waktunya buat ibadah dibanding tidur kok mbak..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s