Just Be Your Self ^^

Dalam kehidupan kita didunia ini, kita akan melalui tiga fase : fase meniru (taklid), fase menyeleksi dan fase beronovasi. Fase taklid adalah fase dimana kita meniru orang lain dan memakai kepribadian mereka, dan berlaku meniru kelakuan mereka.
Apa sih yang menyebabkan kita meniru seseorang?? Munculnya sikap meniru seseorang adalah karena tumbuh perasaan kagum, bergantung, dan kecenderungan yang sangat kuat dalam diri seseorang.

Sikap meniru ini sering kali membawa kita meniru gerakan,suara dan yang lainnya. Padahal, tanpa disadari, ini semua merupakan pembunuhan karakter dan sifat diri sendiri secara paksa. Dan pastinya ini akan membuat kita sangat menderita karena melakukan sesuatu yang sangat bertentangan dengan kecenderungan kita sendiri. Dan kita berjalan mundur. Seandainya yang kita tiru itu adalah sifat-sifat yang terpuji yang membawa kita dekat kepada Allah,alangkah indahnya. Misalnya meniru sifat kedermawanan seseorang. Dan yang sangat mengherankan bahwa yang kita tiru adalah hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti cara bicara orang lain, dandanannya, gaya berjalannya..

Yang perlu kita ingat, setiap kita adalah makhluk yang unik. Setiap kita mempunyai ciri khas kita masing-masing. Dan kita akan dikenal lewat sifat dan kemampuan kita sendiri. Sejak Allah menciptakan Adam hingga nanti mengakhiri perjalanan alam ini, tidak akan ada dua orang yang sama persis dengan yang lain dalam bentuk fisik. Jadi tetaplah menjadi diri sendiri..Mo kaya gimana pun, banggalah terhadap diri kita sendiri..πŸ™‚ Tapi tetap kita harus selalu berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari.

β€œDan, berlainan bahasamu dan warna kulitmu…” (QS.Ar-Rum: 22)

Pertanyaannya kemudian: Mengapa kita ingin sama dengan orang lain dalam sifat,bakat dan kemampuan??
Ada yang tahu jawabannya???

26 thoughts on “Just Be Your Self ^^

  1. fachri says:

    Meniru perlu pembatasan dan penyaringan, supaya meniru masih dalam lingkup hal-hal yg positif. Membela kreasi dan sifat pribadi itu baik, tapi kadang diri pribadijuga perlu perubahan ke yg lebih baik karna manusia tidak ada yg sempurna, perlu perbaikan dan perubahan..
    Blognya keren, salam kenal ya. Ditunggu kunjungan baliknya..

  2. Lidya says:

    harus banyak-banyak bersyukur ya mbak supaya kita tidak mempunyai keinginan untuk sama dengan orang lain


    iya mbak, kita musti slalu banyak bersyukur..kalo kita punya keinginan untuk sama ato lebih dalam hal yg baik, kayanya ga apa2 mbak..πŸ™‚

  3. pututik says:

    kita ingin sama bakat, gaya atau kemampuan karena kita sering di perbudak hawa nafsu. pepatah rumput tetangga terlihat lebih hijau itulah yang sekarang mulai ditanam anak negeri ini, jadinya ya plagiat lebih banyak. tapi jika ia merupakan keinginan untuk lebih baik dari yang di lihatnya ini satu motivasi yang baik.

  4. Pendar Bintang says:

    Mereka meniru karena mereka belummenemukan jati dirinya, kalau sudah ya udah pasti nyaman menjadi dirinya sendiri, kayanya sih begitu….

    e.g. saya sendiri udah cukup nyaman buat diri sendiri, cuman ya menauladani sifat2 terpuji orang lain supaya lebihbaik itu saja…karena siapa sih yang nggakmenjadi lebih baik….heee

    salam sayang selalu mbak…

  5. bangauputih says:

    iya betul mba, banyak sekali orang2 yang secara nggak sadar telah melakukan pembunuhan karakter pada diri mereka sendiri…

    maaf, lama baru maen kesini ^_^


    heheh..iya mbak ga apa-apa..^^

  6. joe says:

    kita memang ditakdirkan berbeda-beda sehingga akan saling melengkapi satu sama lain…


    bener banget mas..kalo sama semua mah,,, ga berwarna ntar dunia..πŸ˜›

  7. ummurizka says:

    ada iri yang baik yaitu iri kepada orang yang baik dan beriman sehingga kita terdorong untuk melakukan kebaikan dan meningkatkan keimanan/ketaqwaan, karena kita memang disuruh berlomba-lomba dalam kebaikan, namun jk ingin meniru keberhasilan orang lain dalam hal duniawi..hal itu kayaknya krn lebih terdorong oleh hawa nafsu.


    bener mbak..berlomba-lomba untuk kebaikan itu malah disuruh..πŸ™‚

  8. budiarnaya says:

    Kalau saya bilang gini mbak, biarkan mreka menjadi diri kita, asal kita jangan jadi diri mereka heee egois yach?

    Nah yang ini pasti terjadwal (sok tau)


    hahaha..kalo menurutku sih bli, kita boleh meniru sesuatu yang baik,, meniru ga dilarang kok..πŸ™‚

    hehehe..tau aja bli.. iya ini aku pake jadwal postingnya..πŸ™‚

  9. sakti says:

    meniru?
    1. supaya dianggap manusia normal
    2. lagi mencari diri
    3. mencari model yang pas
    4. belum bisa menciptakan bentuk baru


    lho..mangnya kalo ga niru,jadi ga normal mas???

  10. Bibi Titi Teliti says:

    duh…duh…gawat nih Fit…
    Kayla ama Fathir sedang dalam fase meniru nih kayaknya…
    Belakangan jadi pada suka nonton drama korea soalnya…hihihi…

    *abis rebutan remote dvd ama Kayla*


    wahh..fathir ama kayla suka nonton drama koreaa???
    lain kali kita nonton bareng yah sayang..πŸ˜›

  11. Fir'aun NgebLoG says:

    saya pernah membaca sebuah ungkapan bijak yang berbunyi:
    “Menirulah semampu kamu meniru, tapi usahakan untuk tidak mudah ditiru.” ucapak ini menganjurka kita untuk berinovasi dari hasil meniru.

    tentu saja, nabi muhammad adalah sosok yang paling bijak untuk ditiru sikapnyaπŸ˜€


    setuju mas..

  12. Gugun says:

    kadang-kadang saya berharap jadi orang lain, walaupun itu belum tentu lebih baik maklumlah rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau


    kenapa berharap begittu gun???banggalah jadi diri kita sendiri..πŸ™‚

  13. Mvstova says:

    kadang meniru itu bisa bikin untung gede.. industri china berkembang dari hasil meniru..πŸ˜€


    meniru ga dilarang mas,asal meniru sesuatu yg baik dan bisa berimprovisasi menjadi lebih baik lagi..πŸ˜›

  14. an says:

    “Mengapa kita
    ingin sama dengan orang lain dalam
    sifat,bakat dan kemampuan??”

    karena kita (saya) ingin bisa sama bermanfaatnya seperti merekaπŸ™‚

    salam kenal ya, , ,


    itu kalo yg dicontoh hal baik kali yah..
    salam kenal juga..

  15. zee says:

    Fase takhlid pasti dialami setiap orang, cuma mungkin tidak semuanya jadi peniru habis. Saya sih mikirnya, orang justru menjadikan idolanya sbg panutan (mdh2an panutan yg baik), dan kalau bisa memberi hasil positif, no problemo. Seperti ingin tampil sekeren Titi Kamal, sampai meniru gaya rambut dll, menurut saya msh gpp, kan gimanapun jg “isinya” tidak benar2 sama, hehe..


    sebaik-baiknya idola untuk ditiru adalah Nabi Muhammad mbak..πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s