Dasrun is Back ^^

Okelah, setelah lama banget cerita dasrun ini mandeg di aku, sekarang kita lanjutin yah kisahnya..let’s check it out..πŸ™‚

“bagaimana dik?” tanya pak tua itu kembali

Pertanyaan pak tua itu kembali mengantarkan dasrun kedunia nyata. Ia menggaruk kepalanya lagi. Lalu dia menjawab “baiklah pak.saya jual lukisan ini ke bapak. Cash kan pak?”

Pak tua itu mengangguk.

“tunggu sebentar ya dik.saya ambil uangnya dulu didalam”

Dasrun hanya mengangguk. Lima menit kemudian pak tua itu kembali dengan membawa uang empat juta. Pak tua tersebut menyerahkannya pada Dasrun. Dasrun tersenyum senang. Ia telah membayangkan akan mendapatkan uang dua juta rupiah dari hasilnya menjual lukisan tersebut. Dalam perjalanan bibirnya selalu tersenyum.

Tanpa ia sedari, ia diikuti oleh dua orang preman. Dua orang preman ini melihat transaksi yang dilakukan antara dasrun dan pak tua tadi.

“det, kita bakal dapat uang gede nech ” kata salah preman kepada temannya yang bernama codet.

“iye bang…kite ikutin aje die terus bang. Kalau udah sampai ditempat sepi langsung aje kite cegat die bang” balas codet sambil tertawa

Dua preman itu terus mengikuti Dasrun. Dasrun yang tidak curiga dengan sekitarnya berjalan terus sambil bersiul-siul. Begitu tiba didaerah sepi, dua preman tadi langsung mencegat Dasrun.

“HEH,SERAHKAN UANGMU” bentak salah seorang preman

Dasrun ketakutan. Ia ingin berteriak minta tolong tapi ia tahu kalau itu sia-sia saja. Daerah yang ia lewati tersebut merupakan tempat yang sangat sepi. Jarang kendaraan lewat. Jangankan kendaraan, rumah penduduk pun jarang-jarang.

“maaf bang, saya gak punya uang” jawab Dasrun ketakutan

“ITU APA YANG DIDALAM AMPLOP?” bentak si codet

“bukan apa-apa bang. Cuma kertas aja.”

Dasrun sangat ketakutan. Ia mencari jalan untuk lari dari para preman tersebut. Ia terus aja melihat berkeliling apakah ada kesempatan dia untuk lari.

“SERAHKAN SINI AMPLOP ITU.” Bentak preman itu lagi. Codet berusaha merampas amplop tersebut dari tangan Dasrun. Dasrun berusaha mengelak dan tiba-tiba ia mendapat kesempatan untuk lari dari para preman tersebut. Dasrun segera memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia langsung lari secepat mungkin.

“WOI” teriak codet

“kejar det.cepat !!!”

Kedua preman tersebut langsung mengejar Dasrun. Dasrun terus berlari tanpa melihat kebelakang. Ia sangat ketakutan. Kedua preman tersebut terus mengejar. Namun malang tak dapat dielak, dasrun tertangkap. Ia dihajar oleh kedua preman tersebut. Uang di amplop langsung dirampas oleh kedua preman tersebut. Preman-preman tersebut langsung meninggalkan Dasrun yang telah dihajar hingga babak belur. Dasrun berusaha untuk bangun walau sekujur tubuhnya ngilu. Ia mencoba mengejar preman-preman tersebut. Tertatih-tatih ia berjalan. Mungkin musibah yang didapatnya belum usai, tanpa disadari sebuah mobil jeep dengan kecepatan tinggi menabrak tubuh Dasrun. Dasrun terpental jauh. Darah mulai mengucur dari mulut dan hidungnya. Lalu tiba-tiba kegelapan menyergapnya. Dasrun pingsan.

Disuatu tempat, Made Lecir kebingungan. Ia baru saja dihubungi oleh seorang pembeli yang membeli lukisannya. Ia ditanyai mengapa lukisan tersebut belum juga diterima oleh pembeli tersebut. Madelecir bertanya-tanya dalam hatinya kemana perginya Dasrun.

Malam telah menjelang. Dasrun belum jua menampakkan dirinya. Made Lecir was was. Takut terjadi sesuatu terhadap Dasrun, ia segera kerumah Dasrun. Tiga puluh menit kemudian ia telah tiba didepan pintu rumah Dasrun. Made Lecir melihat sekeliling rumah Dasrun. Rumah Dasrun terlihat sederhana. Tidak ada berharga.

Made Lecir mengetuk pintu.

Tok…..tok…..tok…..

Terdengar langkah kaki dari dalam rumah. Perlahan-lahan pintu rumah terbuka. Terlihatlah seorang wanita yang masih menyisakan kecantikannya.

“eh..bli Made Lecir…masuk bli” ujar wanita tersebut

Made Lecir melangkah memasuki rumah tersebut. Tidak ada apa-apa dirumah tersebut.

“duduk bli….maaf bli tidak ada sofa,jadi duduknya ditikar saja” ujar wanita itu kembali

“eh iya tidak apa-apa” sahut Made Lecir.

“minum apa bli?”

“air putih saja Nting”jawab Made Lecir tersenyum.

Nting segera mengambilkan segelas air putih untuk Made Lecir. Ia suguhkan sepiring ubi rebus sebagai teman air putih tersebut. Lalu ia ikut duduk didepan Made Lecir.

“silahkan bli diminum dan dimakan ubinya. Cuma ada ini saja”

“makasih Nting. Ini saja sudah cukup”

“hmmmm….ada apa bli datang malam-malam gini kemari?” tanya Nting langsung

“begini Nting saya sedang mencari Dasrun. Apa dia ada?”

“mas Dasrun belum pulang dari tadi bli. Seharusnya mas Dasrun sudah pulang dari tadi bli. Tapi mungkin dia ada urusan dulu makanya dia terlambat pulang. Ada apa ya bli?. Sepertinya penting sekali.”

Made Lecir lalu menceritakan urusannya. Nting hanya menatap Made Lecir ternganga begitu mendengar cerita Made Lecir.

“saya khawatir terjadi apa-apa dengan dia Nting”

Nting hanya terdiam. Ia sibuk dengan pikirannya. Made Lecir melihat kekhawatiran diwajah wanita tersebut.

“bli apa bli yakin kalau dia blm tiba dirumah pembeli tersebut?” tanya Nting

“yakin Nting.lagipula tidak mungkin pembeli tersebut berbohong. Begini saja Nting, biar saya cari dia ditempat lain. Nanti kalau dapat kabar saya beritahu Nting lagi.” Ujar Made Lecir seraya berdiri dari duduknya.

Made Lecir segera meninggalkan rumah Dasrun. Ia mencoba mencari Dasrun disepanjang jalan. Disebuah rumah sakit, Dasrun terbaring tidak sadarkan diri. Setelah terjadi kecelakaan tersebut ia langsung dibawa kerumah sakit oleh orang-orang sekitar. Dokter telah membalut seluruh lukanya. Namun Dasrun belum juga sadar. Tidak ada yang mengetahui identitas Dasrun sebenarnya.

Dapatkah Made Lecir menemukan Dasrun dan apakah Dasrun akan segera sadar dari pingsannya?????

NB : Buat bli Budi..maaf banget yah bli,,baru bisa aku posting sekarang nih kelanjutan Dasrunnya..

Dan untuk selanjutnya,saia mohonkan kepada uda yori untuk melanjutkan kisah Dasrun ini..πŸ™‚ *mau yaa…

26 thoughts on “Dasrun is Back ^^

  1. fitr4y says:

    heheheeee … Dasrun kembali bersimbah darah .. nasib mu drun .. kasian qu ma kamu,, tapi bukannya Dasrun yg ni istrinya Iyha ??? og di cari ke rumah nting sihhh ??? atau qu yg keliru ???

    tapi mantap lah,, banyak betul istri Dasrun yuaa .. hehheeπŸ™‚

  2. budiarnaya says:

    Mantap…aku yakin adikku yang manis ini pasti bisa menyelesaikan tugasnya, padahal udah tak siapin lo kalau mandeg heee…

    Maaf belum bisa posting, masih ada sesuatu yang harus diselesaikan dan butuh konsentrasiπŸ™‚ salam hangat selalu dari Jembrana Bali


    hehehe..maaf banget yah bli..telat banget aku postingnya..ga enak banget nih ama bli..😦


  3. julianusginting says:

    klo ngebahas mengenai dasrun ini rasanya emang gada habis2nya ya..πŸ˜€


    hehehe..iya kayanya mas..πŸ˜›

  4. Prima says:

    Duh, nasib dasrun sial amat ya.. wkakakakakak… abis kerampokan, ditabrak pula…. nasibmu run, run…

    nunggu lagi lanjutannya…


    hahahaha..kayanya nasibnya si dasrun ini bakal sial mulu deh mas..πŸ˜€

  5. advertiyha says:

    Cupid sayang.. mmuahh,,,
    makasih ya udah lanjutin cerita Dasrun,,,πŸ™‚
    itu bagus kok ceritanya, terbukti kan dikau bisa…

    kereeeeeeeennn,,, semoga uda yori bisa lanjutin dengan lebih dahsyat lagi..πŸ™‚

    trims ya cantik..

    • yoriyuliandra says:

      Maaf ya dasrun…. daku belum sempat berimajinasi melanjutkan hidupmu..
      Aseli sekarang super duper sibuuuuuk bgt…
      Semoga nanti kisah hidupmu lebih baikπŸ™‚

      *Buat mbak advertiyha: great ide Dasrunnya…πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s