Pernikahan Adalah Sekolah Cinta

ini ada sebuah renungan buat yang udah nikah, yang mau nikah dan juga buat yang belom nikah, sok direnungin yah..😀 *aku juga ikut merenung kok*

Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, “HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.”

Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia! menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.”

Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”

Jawab Tuhan,


“Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”

Kemudian Ia berkata kepada saya,


“Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”.

Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.


J I K A……..

Jika kamu memancing ikan….. Setelah ikan itu terikat di mata kail,

hendaklah kamu mengambil Ikan itu….. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja….

Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang… .

Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya…..

Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja…… Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat… ..

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh……cukuplah sekadar keperluanmu. ……

Apabila sekali ia retak……tentu sukar untuk kamu menambalnya semula……

Akhirnya ia dibuang….. . Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi…..

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya…. .

Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya Begitu istimewa…. .

Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya.

….akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya…. .

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi…..yang pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain…. Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan….yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang Lain kamu juga akan menyesal.

Sumber : Panduan Pernikahan Dalam Islam

45 thoughts on “Pernikahan Adalah Sekolah Cinta

  1. lyna r says:

    Saya sudah membacanya hingga tuntas, bahkan saya ulang satu kali lagi agar semakin memahami
    Hingga lebih dari satu dasawarsa menjalaninya saya tidak bisa mendefinisikannya secara mutlak
    Yang saya lakukan hanyalah berusaha menjalaninya dengan baik dan memberikan yang terbaik
    Terima kasih telah mencerahkan🙂

  2. zee says:

    Benar-benar renungan yang mencubit hati. Kadang manusia selalu mau yg serba sempurna, membanding2kan dgn milik orang lain… Padahal yg dimilikinya sudah cukup untuk dia.

  3. gaya hidup says:

    kesempurnaan itu ketika kita mampu menerima ketidak sempurnaan dari pasangan kita .
    salam


    iya bund..disaat kita bisa menerima segala ketidak sempurnaan pasangan,disaat itulah hubungan itu dikatakan sempurna..

  4. bundadontworry says:

    wah, bunda udah kelas berapa ya sekarang ,Fitri ?

    kalau Fitri sendiri dah kelas berapa di sekolah cinta ini? 😛
    salam


    wah..kayanya bunda dah tinggi kelasnya..kalo aku mah baru pre school deh kayanya bund..😀

  5. Prima says:

    Mantap! jangan bermain-main dan mempermainkan cinta… *sweet banget dah*

    Saya mau like this ah… Thanks buat postingan inspiratifnya fit!


    nah mana nih likenya..kok ga ada mas..😀
    sama-sama mas..

  6. melly says:

    Jadi kapan nih fit, pendaftaran sekolah nikahnya?


    hahaha..mbak mel,,,jangan nanyain itu donk..😀
    aku abis mbak mel masuk sekolah aja deh daftarnya..😛

  7. atikah says:

    Subhanallah. Kita sering lupa dengan apa yang kita miliki. Rumput tetangga selalu tampak lebih hiaju, sehingga lupa dengan apa yang kita punya sampai dia pergi. Terima kasih sudah mengingatkan dengan tulsan ini.


    begitulah manusia ya mbak..🙂
    sami-sami mbak..

  8. indahnyahidupku says:

    subhanallah..tulisannya bagus sekaliiiii🙂

    pertama indah baca judulnya…indah langsung jatuh cinta sama tulisan ini..😀
    setelah indah baca mengenai percakapan penulis dan Tuhan…indah semakin terpana lagi…🙂
    dan ketika baca sajak di akhir tulisan…. mata indah berkaca2 saking terharunya ngeliat tulisan sebagus ini..🙂

    huhuhuhu…. pernikahan adalah sekolah cinta…. alhamdulillah banyak manfaat yang bisa indah petik dari tulisan ini…

    :”)

  9. ysalma says:

    lagi mempersiapkan diri untuk masuk kelas ini ya fit,,
    tidak ada ilmu cukup tahu, untuk memasukinya🙂


    hehehe…bener sih mbak..yang namanya kelas pernikahan itu ga bakal ada ilmu yang cukup selain dengan belajar sambil menjalaninya..🙂

  10. ahmad fauzi says:

    wah asik bener tulisane…salut semoga kita bisa lebih banyak belajar dari cerita di atas. mampir di blog saya juga ya.saya ingin berbagi cerpen-cerpen sngkat saya. terima kasih.salam kenal.

  11. Bang Aswi says:

    Intinya … akan seperti apa pasangan kita saat ini atau nantinya, tergantung kita sendiri. Pasangan kita adalah cermin akan diri kita sendiri. Bukankah begitu? ^_^

  12. bintangtimur says:

    Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”

    Saya suka banget kalimat in, Fitri…dan keseluruhan tulisan ini memang keren abis…
    Thanks sudah membuat saya bersyukur ya!

  13. adizone23 says:

    hendaklah kamu mengambil Ikan itu….. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja….

    saya coba analisa dari kalimat diatas ya, ni….
    kalo seandainya ikan yang kita dapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita kan lebih baik kita kembalikan ke kolam/air. karena yang namanya luka pasti bakal sembuh seiring waktu dan pasti ikan tersebut bakal sehat kembali walaupun luka tersebut masih ada. ikan adalah pilihan hidup, so lebih baik sakit sekarang daripada menyesal dikemudian hari. kita pilih yang terbaik buat kita karena cinta bukan milik dua orang saja

    sorry, ni fitri
    kalo terkesan menggurui😀

    btw, kalo mau married undang ya, ni.. hehe

  14. Necky says:

    sepertinya fitri bukan preschool dunk…tapi udh mau melanjutkan ke tingkat advanced tapi ga berani ujiannya aja…ayo dunk kalau mau naik tingkat kudu berani ujian,…..

  15. Bang Dje says:

    Setelah membaca artikel di atas kesimpulan saya ada pada satu kalimat :
    “Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”
    Inilah yang saat ini kami jalani. Kami bergerak dan berkembang bersama seiring alunan waktu. Saling melengkapi dan mengoreksi. Mungkin inilah yang terbaik.

  16. bhiberceloteh says:

    Blom nikah sih akuuu cuma pacaraan hehehe, tp alhamdulillah sampai sekarang memang hubungan ini sudah membawa kebaikan untuk diri aku, jadi lebih baik pastinya.. hehe!
    Mau dooonk masuk sekolaaah alias nikaaah ahhahahhaha jadi curhat colongan nih😆

  17. Deka says:

    Setahu saya. Laki-laki yang baik buat wanita yang baik-baik juga, dan laki-laki buruk buat wanita yang buruk juga. No body perfect in this world, but all we can do, always to be perfect. Allah Maha Adil dan Maha segala-galanya atas hambanya. [CMIIW] Thanks for the tips, Appreciated.

    Btw fitri ini udah nikah, mau nikah atau sedang akan melangsungkan pernikahan..??? Just want to know

  18. carissayufita says:

    Waaaa great post. Selama ini aku takut jatuh cinta loh, hehehehehe, agak aneh tapi aku takut bertepuk sebelah tangan jadi aku memilih untuk ngga mau jatuh cinta dan aku termasuk yang memperhatikan detail seseorang banget mulai dari fisik sampe ke sifat-sifat kecilnya. Bibit bebet bobotlah pokonya. Tapi habis baca post ini, aku jadi pengen coba untuk lebih melihat seseorang lebih objektif, ngga lagi focus di kekurangannya. Mohon doanya mbak🙂 to fall in love, maybe it’s worth to try

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s