Aku Ingin Bisa Seperti Itu

Awalnya ingin posting tentang acara jalan-jalan ke Puncak Polan hari sabtu kemaren.. tapi ntar ujung-ujungnya malah pamer foto-foto narsis lagi..πŸ˜› pada bosen ntar yang mampir kesini liat foto-foto narsis ku..:mrgreen: #alasan.. padahal karena ga ada ide buat merangkai kata.. sempet batal pengen posting, tapi tadi waktu iseng-iseng ngetwit ama temen.. jadi dapet ide buat posting.. #ahh..ternyata ngetwit pun ada gunanya..πŸ˜›

Jadi ceritanya si teman ini.. kita sebut aja “mawar” *request si temen*. Mawar ini ternyata menyimpan cinta ama seseorang *bahasanya lagi*. Cinta yang dia pendam tanpa diketahui oleh si lelaki.. hanya bisa mengamati diam-diam dan dari jauh.. Yah.. Like a secret admirer gitu deh.. waktu aku bilang, “buat apa sih diem-diem gitu, Cuma bisa ngamatin dari jauh..apa enaknya coba..”, trus dia bilang.. “disitulah romantisnya.. ”

Hmmm.. aku ga tau apa alasannya memilih menjadi seorang secret admire.. apakah dia ingin mencintai dalam hening?? Jika iya, ahh..betapa inginnya aku bisa seperti itu.. Mencintai seseorang dalam diam, cukup hanya kita dan Dia yang tahu.. Dan bukankah dengan begitu juga hati ini ga bakal terlalu kecewa disaat si dia ternyata tak memilih kita..πŸ˜€ #korban patah hati:mrgreen:

Jadi inget salah satu artikel yang aku baca di kaskus.. artikel yang sangat menyentuh dan menusuk..πŸ™‚ nih.. aku share ya..

Cinta dalam hening




Duhai gadis, maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah?
Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu..
Maka dengarlah..
Gadis, Saat ku jatuh cinta..
Tak akan ku berucap..
Tak akan ku berkata..
Namun ku hanya akan diam..
Saat ku mencintai, takkan pernah ku menyatakan.
Tak akan ku menggoreskan..
Yang ku lakukan hanyalah diam..

Aku tahu, cinta adalah fitrah..sebuah anugrah tak terperih..
Karena cinta adalah kehidupan. Karena rasa itu adalah cahaya.
Aku tahu, hidup tanpa cinta, bagaikan hidup dalam gelap gulita..
Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka hadapi dgn anggun.
Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna.
Cinta terkadang membuatmu bahagia, namun tak jarang membuatmu menderita.
Cinta ada kalanya manis bagaikan gula, Namun juga mampu memberi pahit yang sangat getir.
Cinta adalah perangkap rasa..
Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam waktu yang lama dalam lingkaran derita.

Maka gadis, Agar kau dapat keluar dari belenggu itu.
Dan mampu melaluinya dgn anggun..
Maka mencintailah dalam hening.
Dalam diam.. Tak perlu kau lari, tak perlu kau hindari.
Namun juga, jangan kau sikapi dgn berlebihan.
Jangan kau umbar rasamu.
Jangan kau tumpahkan segala sukamu..

Cobalah merenung sejenak dan fikirkan dgn tenang..
Kita percaya takdir bukan? Kita tahu dengan sangat jelas…
Dia, Allah telah mengatur segalanya dengan begitu rapinya?
Jadi, apa yang kau risaukan? Biarkan Allah yg mengaturnya,
Dan yakinlah di tangan-Nya semua akan baik-baik saja..

Cobalah renungkan…
Dia yang kau cinta, belum tentu atau mungkin tak akan pernah menjadi milikmu..
Dia yang kau puja, yang kau ingat saat siang dan yang kau tangisi ketika malam,
Akankah dia yang telah Allah takdirkan denganmu?

Gadis, kita tak tahu dan tak akan pernah tahu..
Hingga saatnya tiba..
Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah kau malu jika smua rasa telah kau umbar…
Namun ternyata kelak bukan kau yg dia pilih untuk mendampingi hidupnya?
Gadis, Karena cinta kita begitu agung untuk di umbar..
Begitu mulia untuk di tampakkan..
Begitu sakral untuk di tumpahkan..

Dan sadarilah gadis, fitrah kita wanita adalah pemalu,
Dan kau indah karena sifat malumu..
Lalu, masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan?
Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah kau singkap..
Duhai gadis, jadikan malu sebagai selendangmu..
Maka tawan hatimu sendiri dalam sangkar keimanan..
Dalam jeruji kesetiaan..
Yah.. Kesetiaan padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan namanya di Lauhul Mahfuzh..
Jauh sebelum bumi dan langit dicipta..

Maka cintailah dlm hening.
Agar jika memang bukan dia yg ditakdirkan untukmu,
Maka cukuplah Allah dan kau yg tahu segala rasamu..
Agar kesucianmu tetap terjaga..
Agar keanggunanmu tetap terbias..

Maka, ku beritahukan padamu, Pegang kendali hatimu..
Jangan kau lepaskan. Acuhkan semua godaan yg menghampirimu..
Cinta bukan untuk kau hancurkan, bukan untuk kau musnahkan..
Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya cukup kau arahkan..

Gadis… yg kau butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..
Maka, peganglah kendali hatimu,
Lalu..Arahkan pd Nya..
Dan cintailah dalam diam..
Dalam hening.. Itu jauh lebih indah..
Jauh lebih suci

 

Ingin..sangat-sangat ingin bisa mencintai dalam hening.. semoga bisa..tapi pasti banyak banyak banget godaannya.. pokoknya harus semangatβ€¦πŸ˜€ #do’ain aku yah temans..πŸ™‚

Well..ga sadar dah jam 00 aja, dan anjing pun sudah mulai menggonggong di lapangan sebelah kostan.. saatnya menarik selimut.. dan bermimpi indah..πŸ˜›

Nite all..πŸ™‚

39 thoughts on “Aku Ingin Bisa Seperti Itu

  1. septarius says:

    ..
    pandanganku sebaliknya deh Fit, rasa ‘itu’ harus di ungkapkan..
    kalau enggak nanti bisa jadi jerawat segede terong, kan gawat tambah jelek ntar.. hihihi..
    mungkin karena aku cowok kali yah, kan cowok-cewek berasal dari planet yg berbeda.. ^^
    cewek dari venus, cowok dari merkurius.. *mentang2 namanya septarius, ganti seenaknya..*
    ..
    btw sorry deh, kalo komenku geje, maklum udah ngantuk..
    jam tembok menunjukkan 1:07
    ..

    • fitrimelinda says:

      hahahaha..may be emang kaya gitu ya mas..pasti ga puas kalo rasa itu ga diungkapin..untuk mencintai dalam hening harus punya kesabaran dan pengendalian dir yg kuat #berat pastinya..

      jam tembok???bukannya jam dindng???πŸ˜†

  2. hoeda says:

    Mencintai dalam hening? Hmm, gue banget tuh. Lebih enak, gak perlu sibuk sms-an, gak perlu ngapel, gak perlu bertengkar, gak perlu ribet… Eh, tapi kalo gitu, kapan bisa jadiannya ya?πŸ˜€

  3. mechta says:

    mencintai dalam hening…jika memang sudah diniati dari awalnya ga masalah pastinya… hanya kadang2 itu terpaksa harus dilakukan, nah..bila kondisinya begitu : pedih oy!…

  4. Sofyan says:

    Jadi dengan keheningan kita hanya bisa merasakannya saja tanpa ada sepatah katapun yang terucap..hehehe indah sekali “cinta dalam hening”..pasti cobaanya sangat besar untuk mendapatkan cinta seperti itu…

  5. riez says:

    Aku juga pernah ngalamin yg beginian…hati bergejolak seperti mau meledak tapi mulut diam sejuta bahasa…dan menikmati cinta dalam hening, sebening embun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s