Do You Love Your Parents?


Halooo everyone.. how is your Monday??😀 hope it’s a nice day ya..

Sepertinya, penyakit malas ngeblog lagi mampir lagi nih. Padahal banyak ide yang pengen dijadiin tulisan, tapi terlalu malas untuk merangkai kata dan mengetiknya..😦 *ahh,,dasar pemalas banget kamu neng*

Anyway, Siapa disini yang sayang ama orang tuanya?? I think, semua nya bakal nunjuk tangan ya.. ga ada anak yang ga sayang ama orang tua nya. Apalagi orang tua udah melahirkan dan membesarkan kita, iya kan? *lho, kok tiba-tiba ngebahas ini sih? * well, ini karena kejadian tadi pagi, sebelum aku berangkat ke Sawahlunto. Tiba-tiba ada tetangga yang nyamperin mama, nyuruh buat liatin kakak nenek yang tinggal sekitar 500 m dari rumah. Mama disuruh buat mandiin wak ku ini *aku manggilnya wak*. Udah ga terurus gitu, kata tetanggaku. Uhm, padahal dia tinggal disebelah rumah anaknya. Biasanya sih kalo anak si wak lagi pergi mengunjungi anaknya yang di luar kota, emang mama ku yang ngurus wak ini. Tapi sekarang, anaknya kan ada dirumah, jadi mama segan aja, kalo ngurusin si wak. Takut dianggap lancang ama anak-anaknya.

Aku aja kadang suka kasihan liat si wak ini, udah tua, udah susah jalan, tubuh kurus dan bungkuk. Udah mulai pikun juga sih, dan tak terawat😦.

Yang namanya orang tua, tentu ga ada yang sempurna. Mereka juga adalah manusia biasa, tempat khilaf dan salah. Tapi, seperti apa pun sikap orang tua kita dulu, saat mereka membesarkan kita, tetap, kita ga akan pernah bisa membalas jasa mereka. Bukankah sudah menjadi kewajiban kita sebagai anak untuk mengurus mereka, disaat mereka tua dan mulai tak berdaya. Betapa besar pahala yang kita dapatkan jika kita bisa mengabdi kepada mereka. Begitu juga sebaliknya, betapa besar dosa yang kita dapat ketika kita menelantarkan mereka. Apalagi menelantarkan seorang ibu. Orang yang telah mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan kita dulu.

Dari Abu Hurairah
radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata,
“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)

Aku juga belom jadi anak yang berbakti ama orang tua sih, tapi semoga kelak, ketika mereka sudah mulai tua dan tak berdaya, semoga aku bisa merawat mereka dengan baik.

Ada nasehat dari seseorang yang telah kehilangan orang tuanya sejak dia kecil,

Lakukanlah APAPUN yang bisa membuat kedua orang tua kita bahagia. Selagi mereka berdua masih hidup. Jangan sampai, ketika mereka sudah tiada, baru merasa menyesal belom bisa membahagiakan keduanya. Kamu beruntung, masih memiliki mereka sampai sekarang. Jangan sia-sia kan setiap kesempatan untuk bisa membahagiakan mereka, sekecil apapun kesempatan itu.

“Alloohummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa”.

Artinya :

 “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.


26 thoughts on “Do You Love Your Parents?

  1. Jun_P.M says:

    wah kita memang harus tetap menghormati orang tua kita karena mereka sudah merawat,membersarkan kita sejak kecil. itulah kewajiban seorang anak, terlepas dari mungkin kesilapan kecil yg mereka lakukan.

    oh ya mbak,
    saya ngadain kontes menulis berhadiah kecil2an nih, infonya bisa dilihat diblog saya.
    Ditunggu partisipasinya ya.🙂

    thanks
    Jun_P.M

  2. danirachmat says:

    Kita kadang suka ngerasa orang tua ‘ga terlalu penting’ waktu masih ada ya. Sampai suatu saat kita sudah kehilangan. Semoga keselamatan, kesehatan dan rachmat selalu tercurah untuk orang tua kita..🙂

  3. izzawa says:

    kadang jadi geram sendiri kalau lihat orang tua yang terkadang masih kerja dijalanan, bungkuk2…..pasti yang ada di fikiran…”anaknya mana ya”??
    mudh2n kita bukan termasuk dari orang yang menelantarkan orag tua kita ya fit

  4. Arman says:

    aduh kasian si wak….
    iya emang walaupun gak ada orang tua yang minta anaknya untuk mengurus mereka tapi ya udah sewajarnya kalo anak mengurus ortunya seperti dulu ortu mengurus anaknya ya…

  5. tunsa says:

    rajin ngetwit aja sihh😀
    itu twit yg berserakan bs jadi postingan kk ^^ hehe

    ==
    saya slalu sayang mereka, seperti menyayangi diriku sndiri😀
    salam

  6. Yos Beda says:

    sebagai orang yang sangat dekat dengan keluarga saya sangat sayang degnan kedua orang tua, apalgi bila melihat perjuangan mereka ketika membesarkan saya dulu, banting tulang mencari nafkah untuk sekolah anaknya, alhamdulillah saya sudah lulus sekolah dan sudah bekerja, semoga mereka berdua selalu duberi kesehatan dan rizki yang melimpah, aminnn

  7. izma zizima says:

    Waaa…. katanya males nulis tapi jadinya bisa berparagraf2 gini? huebbaat!! eh iya bener.. emang ya kalo inget perjuangannya ortu jadi bikin terharu. Kudu terima kasih banyak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s