Setia Itu Penting!

Hola.. hola.. udah dua minggu aja nih ga update-update.. *males banget yagh :D*

Akhir-akhir ini aku suka mikir, apa sih arti sebuah kesetiaan? Kenapa sekarang rasanya kesetiaan itu sangat susah banget dicari.. well, aku bisa ngomong kaya gini karena mengamati sekelilingku. Terlalu banyak hal-hal yang kadang bikin aku yang ngeliat ngerasa miris. Seberapa penting sih sebuah kesetiaan didalam sebuah hubungan? Buat aku sih, penting banget, apalagi dalam sebuah hubungan perkawinan. Setia itu bukan hanya berarti tetap bertahan pada pilihan yang telah kita pilih, tapi setia itu tetap bertahan dengan pilihan yang kita pilih ketika ada banyak godaan yang lebih menarik di luar sana. Bisa aja kan ya, ngakunya setia *karena ga ada godaan* giliran ada godaan dikit langsung deh ilang setianya..๐Ÿ˜€

Jadi ya, salah satu syarat wajib buat jadi calon imamku kelak itu selain harus tampan, mapan dan beriman *kidding* *eh tapi kalo dapet yang kaya gitu sih alhamdulillah banget*๐Ÿ˜€ juga harus setia serta bisa menjaga pergaulannya. Menjaga pergaulan di sini bukan berarti dia ga boleh gaul yah.. tapi dia tau dimana batas-batas yang boleh mana yang sebaiknya dihindari. Di zaman canggih kaya sekarang, dengan berbagai macam jenis media sosial dan aplikasi chatting yang lagi menjamur, terkadang orang suka lupa menjaga batasan-batasan dalam bergaul (khususnya dengan lawan jenis). Dari yang aku pernah baca, media sosial merupakan tempat yang banyak banget menimbulkan perselingkuhan. Mungkin karena di media sosial kita berinteraksi tanpa batas dengan siapa saja kali ya… jadinya ya gitu, awalnya cuma buat iseng-iseng, akhirnya keasikan sampe lupa diri. Astaghfirullah..

Kalo ada yang bilang, wajar dong kalo tergoda ketika melihat yang lebih dari pasangan kita. oke lah, yang namanya manusia ya, mungkin hal wajar kalo kita merasa tergoda, asal tergodanya ga bablas, masih bisa menahan diri dari hal lanjutan dari “tergoda” ini ya mbok silahkan. Wong pilihan itu ditangan kita masing-masing bukan? Kita sendiri yang memilih, dan kita sendiri yang akan menjalaninya serta kita sendiri yang bakal nanggung akibatnya. *well, ketika kita sudah berkeluarga, aku rasa yang bakal nanggung akibatnya sih bukan cuma kita, tapi juga keluarga kita bakal nerima dampaknya* IMHO.

Jadi buat kamu yang berniat pengen jadi pendamping aku kelak, please.. berjanjilah kamu akan berusaha menjaga kesetiaan dan menjaga pergaulan kamu kelak. Tanpa di minta, i’ll do the same thing for you too.๐Ÿ™‚

Bentuk rela mati seorang pasangan terhadap pasangannya ialah dengan menjadi pribadi yang paling setia. Ia rela mematikan keinginannya untuk mendua.

15 thoughts on “Setia Itu Penting!

  1. LJ says:

    Alhamdulillah, cupid posting juga..๐Ÿ˜›

    Insya Allah ada buat cupid.. lelaki baik untuk perempuan yang baik.. begitu janjiNYA.

  2. chrismanaby says:

    Suka banget sma kata2 ini “Bentuk rela mati seorang pasangan terhadap pasangannya ialah dengan menjadi pribadi yang paling setia. Ia rela mematikan keinginannya untuk mendua.”

  3. danirachmat says:

    setuju banget Mba Fitri soal kesetiaan ini. Ga ada cerita tuh wajar tergoda orang yang lebih dari pasangan. Justru saat itulah kita kudu bisa melihat kelebihan pasangan dari orang itu..๐Ÿ™‚

  4. Zizy Damanik says:

    Setia memang tak mudah ya. Saya selalu ingat kejadian orang yang meninggalkan istrinya demi perempuan yang lebih muda yang dia kenal di suatu tempat. Kelebihan dan kekurangan pasangan itu harus diterima…

  5. niee says:

    melirik itu wajar. ada kegiatan setelah melirik itu yang gak wajar kan yak๐Ÿ˜‰

    semoga calon pasangan (suami) kita kelak bisa setia sampai akhir hayat yak fit๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s