Kangen Langit Biru

Beberapa hari yang lalu

Beberapa hari yang lalu

Kangen banget dengan langit biru, kangen nge-hirup udara segar😦 . udah hampir sebulan ini kota Padang kebagian asap dari provinsi sebelah.. dan hari sabtu kemaren asapnya makin parah banget. Sempat baca di media online kalo Sabtu siang di sumatera barat konsentrasi PM 10 mencapai 436 ug/m3 dengan kategori ISPU bahaya. Padahal seminggu yang lalu udara udah sempat kembali seger setelah sempat hujan badai gitu, tapi ternyata cuma bertahan satu hari aja udara segarnya dan si asap pun kembali berkuasa..

Kangen langit biru kaya gini...

Kangen langit biru kaya gini…😦

seminggu yang lalu, setelah hujan badai..langitnya udah bersih lagi

seminggu yang lalu, setelah hujan badai..langitnya udah bersih lagi

Setiap hari udah berasa kaya di salai aja, lama-lama bisa jadi manusia salai nih. Ga kebayang deh ama warga Pekanbaru, Jambi dan Palembang sana yang asapnya lebih parah dari pada disini… yang paling sedih sih liat anak-anak, apalagi bayi-bayi yang harus menghirup udara kotor kaya gini. Kita aja yang udah tua ngerasa sesak nafas, apalagi mereka😦

Setiap tahun kita harus mengalami musim kebakaran hutan, harusnya pemerintah udah punya strategi dalam menghadapi dan mencegah pembakaran hutan ini, mungkin bisa dengan menindak keras perusahaan-perusahaan atau oknum-oknum yang nakal yang demi menghemat biaya operasi perusahaan, rela membakar hutan dikawasan konsesi mereka. Buat para pembakar hutan, Kasihani kami pak, harus menghirup udara kotor gini. Bayangin kalo yang menghirup udara kotor ini anak, istri dan keluarga bapak-bapak.. masih tega gitu ngebakar hutannya?😦

Banyak banget masalah kesehatan yang timbul karena efek asap ini :

  1. Kabut asap menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan juga infeksi.
  2. Kabut asap dapat memperburuk asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik.
  3. Kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan orang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
  4. Bagi yang berusia lanjut dan anak-anak, mereka yang punya penyakit kronik dengan daya tahan tubuh rendah serta wanita yang sedang hamil, akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan.
  5. Kemampuan paru dan saluran pernapasan mengatasi infeksi berkurang, sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi.
  6. Berbagai penyakit kronik juga dapat memburuk.
  7. Bahan polutan di asap kebakaran hutan yang jatuh ke permukaan bumi menjadi sumber polutan di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi.
  8. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) lebih mudah terjadi, utamanya karena ketidakseimbangan daya tahan tubuh, pola bakteri, atau virus, dan buruknya faktor lingkungan.

Cuma bisa berharap, semoga bisa segera melihat langit biru lagi, menghirup udara yang segar lagi.. bener banget deh ya, baru berasa betapa berharganya langit biru dan udara segar yang biasanya dihirup kalo udah kena kabut asap kaya ini😦

26 thoughts on “Kangen Langit Biru

  1. Eka Novita says:

    Berarti kabut asapnya udah nyampe di Sumatra Barat juga ya. Kalo disni di Pekanbaru, udah ga bisa liat matahari dan langit lagi saking kelabunya warna si kabut asap. Ampun !.

  2. dani says:

    Tadi pagi denger di radio, katanya pemerintah akan ambil alih hak pengleolaan hutan dari perusahaan yang lahannya terbakar. Semoga beneran kejadian deh buat mencegah kejadian dj masa depan.

  3. BaRTZap says:

    Subhanallah, seandainya masalah seperti ini diremehkan oleh pemerintah dan ‘bapak yang bertanggungjawab’ entah apa dosanya. Sudahlah merusak alam serampangan itu dosa, mendzolimi orang banyak lebih dosa lagi.

    Kadang hopeless kalau membaca tulisan semacam ini, karena saya juga bisanya cuma ikut prihatin dan terkadang merutuk juga. Sabar yaaaa, semoga ada hikmahnya dan segera bisa selesai kabut asap ini. Saya pun termasuk yang jadi korbannya, berminggu-minggu harus terjebak di tengah laut karena kabut asap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s