Padang Di Guncang Gempa

Dua hari yang lalu kota Padang di guncang gempa. Gempa terjadi saat aku dan keluarga lagi mau makan malam, lagi asik mo makan, kok rasanya goyang gitu ya, kaya lagi pusing. Ditungguin bentar eh ga berhenti goyangannya, baru nyadar kalo gempa, buru-buru deh lari keluar rumah.. Hfiuuuhh..
Mamer (Mama Mertua) yang lagi berkunjung ke Padang, langsung cemas banget, soalnya durasi gempa lumayan lama plus lumayan kencang. Mana mamer baru pertama kali ngerasain gempa di Padang, kalo warga Padang pasti udah biasa sih dengan kondisi ini. Then, si uda buru-buru cek akun BMKG, ternyata gempanya berpusat 682 km arah barat daya Pulau Mentawai dengan kekuatan lumayan besar, 8,3 SR. Makin cemas lah yaa, apalagi keluar peringatan dini dari BMKG kalo gempanya berpotensi tsunami. Mamer udah makin cemas, dan ngajakin ngungsi ke tempat Kakak Ipar yang berada di tempat yang lebih tinggi dari rumahku.
Si uda sempat nelfon dosen waktu kuliah dulu juga, yang ahli geologi, si bapak bilang kalo pusat gempa nya bukan di zona subduksi (zona yang terdapat pada pertemuan dua lempeng yang bersifat konvergen (memusat)), melainkan sesar geser, makanya gempanya terasa berayun. Kita sih udah lumayan tenang, tapi mamer udah cemas banget, plus lemas gitu. Dari pada ntar mamer makin cemas dan ga tidur ntar malam, jadinya kita ikutin aja deh keinginannya buat ngungsi, biar dia nya lebih tenang. Padahal sih tetangga sekitar ga ada yang ngungsi.. sebenernya wilayah tempat tinggalku itu udah masuk zona kuning, jadi lumayan aman.
Keluar dari kompleks perumahan, dijalan udah rame aja. Banyak mahasiswa dan masyarakat yang rumahnya disekitar bibir pantai yang ngungsi ke tempat yang lebih tinggi. Ternyata sirine evakuasi sempat berbunyi katanya. Dijalan menuju by pass lumayan macet, dan untungnya sih rumahku ga jauh banget dari by pass-nya. di jalan by pass nya ga macet, jadi bisa nyampe di rumah kakak ipar dalam waktu setengah jam. Setelah nyampe di sana baru deh mamer tenang. Dan untunglah ga ada gempa susulan.
Tinggal di Padang yang notabene berada di pesisir pantai dan termasuk daerah rawan gempa bener-bener harus siap kapan aja. Sebagaimana kita ketahui, sepanjang pantai barat pulau Sumatera, terdapat dua lempeng yang bergerak saling beradu : lempengan Indo-Autralian yang memebentuk dasar laut dibawah Samudera Hindia bergerak dibawah lempengan Sunda yang membentuk Sumatera dan pulau-pulau disekitarnya. Gerakan ini menyebabkan banyak retakan di kerak bumi yang disebut patahan (sama dengan sesar). Patahan-patahan ini bukan bukaan berupa lubang, melainkan tempat di mana kulit bumi bergeser secara tiba-tiba ketika terjadi gempa.

Di Sumatera, kita menyebut patahan yang memiliki gerak terbesar dan menghasilkan gempa-gempa besar dan disebut sebagai ‘megathrust Sunda’.

plates1-in

Megathrust Sunda merupakan sumber dari gempa-gempa besar, seperti gempa-gempa di Aceh (2004), di Nias (2005) dan di dekat Pulau Pagai Selatan (2007 dan 2010)
Semoga dengan ini, bisa selalu mengingatkan kita untuk selalu mendekatkan diri kepada-Nya, dan berserah diri serta memohon perlindungan-Nya.

32 thoughts on “Padang Di Guncang Gempa

  1. assa says:

    Wah kampungku mbak ;(

    Iya mbak, kita tidak tahu diman dan kapan “nyawa2” ini akan dijemput. Semoga warga Sumbar senantiasa dalam lindungan dan rahmat AllahTa’ala…

  2. dani says:

    Semoga selalu aman terkendali di sana ya Mbak Fitri ke depannya. Saya aja yang di sini pas baca beritanya ikutan khawatir. Jadi paham sama perasannya Mamernya. Alhamdulillah nggak ada apa-apa ya..

  3. Eka Novita says:

    Syukurlah ga kenapa-kenapa. Saya maklum sih sama mamer-nya mbak kalo parno sama gempa. Soalnya saya begitu jg *nyengir. Waktu gempa padang yg udh lama bgt itu (lupa tahun brp), getarannya sampe ke pekanbaru, saya udah heboh lari kesana kemari walaupun pusing terhuyung-huyung, takutttt bgt. Mudah-mudahan kondisi disana aman selalu…

  4. BaRTZap says:

    Seumur hidup saya pernah merasakan beberapa kali gempa, bahkan cukup kencang mengguncang nya, cuma Alhamdulillah belum pernah sampai merasakan gempa yang menyebabkan kerusakan. Kalau membaca deskripsi mbak Fitri awalnya saya agak susah membayangkan lempeng Indo-Australia yang bergerak di bawah lempeng Sunda, tapi setelah melihat gambarnya jadi paham. Terimakasih sudah sharing dengan dilengkapi gambar mbak. Semoga mbak Fitri sekeluarga selalu dalam lindungan Allah swt.

    Ah jadi pengen mampir ke Padang kalau nanti pulang ke Bukittinggi๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s